Kiat Mengelola Umur
Rabu, 21 April 2010 - 15:08:58 WIB Diposting oleh : Administrator |
Kategori: Manajemen Keuangan Keluarga
- Dibaca: 1087 kali
Gambar:
Lainnya:
Tanya :Assalamualaikum Wr. Wb.Mohon Taushiahnya bagaimana kiat mengelola umur yang dikaruniakan oleh Allah ini agar senantiasa bermanfaat ?
Jawab :Waalaikum Salam Wr. Wb.Senang sekali dengan adanya pertanyaan ini, karena merumuskan jawabannya sama halnya mentausiahi diri sendiri. Umur itu adalah karunia dan sekaligus amanah Allah kepada kita, yang harus kita pertanggung jawabkan di yaumil hisab nanti ke haribaan Allah SWT. Bila kita amati fenomena kehidupan manusia ada keragaman dalam karunia umur ini.
- Ada yang diberi umur panjang sedikit manfaatnya.
- Ada yang diberi umur pendek sedikit manfaatnya.
- Ada yang diberi umur pendek banyak manfaatnya, dan
- Ada yang diberi umur panjang banyak manfaatnya.
Sebuah maqalah menyatakan : Rubba umri ittasaat amaduhu waqallat amdaduhu ; Warubba umri qalilatin amaduhukatsiratin amdaduhu. Artinya, Banyak umur yang panjang masanya akan tetapi sedikit manfaaatnya, dan kadang-kadang umur yang sedikit masanya banyak manfaatnya.
Tentu bila kita diberi kewenangan untuk memilih, dapat dipastikan kebanyakan diantara kita memilih umur panjang dan banyak manfaatnya. Pilihan yang terakhir ini adalah pilihan yang terbaik sebagaimana hadits Rasulullah SAW : Khairukum man thala umruhu wahasuna amaluhu. Artinya sebaik-baik kamu adalah yang panjang umurnya dan baik amalnya.
Namun karena panjang atau pendek umur itu adalah rahasia Allah, kita harus cerdas mengelolanya. Bila tidak, maka kita akan tertipu dan merugi bahkan menyesal tak berujung. Rasulullah SAW berpesan pada kita I'mal lidunyaka kaannaka taisu abada, wa'mal liakhiratika kaannaka tamutu ghada. Artinya berbuatlah untuk urusan duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya, dan beramalah untuk akhratmu seakan -akan kamu besok mati.
Hadits ini memberi kiat kepada kita senantiasa bersemangat hidup di dunia dengan penuh membara dan berkarya. Adapun untuk menatap masa depan kehidupan di akhirat kita harus banyak beramal saleh yang dilaksanakan dengan penuh ikhlas dan khusu' kepada Allah seakan-akan hari ini adalah hari terakhir masa kehidupan kita di dunia dan akan memasuki babak baru kehidupan di akhirat.
Bila ternyata Allah telah memberikan umur fisik ini sedikit, maka dapat kita siasati dengan memperpanjang umur manfaat amaliah kita. Bangunlah fondasi karya amal yang tak terputus nilai ibadahnya betapapun jasad kita sudah terkubur di alam barzah. Seperti ilmu yang bermanfaat, shadaqah jariah, dan atau anak yang shaleh menjadi generasi penerus kita.
Kemudian karena umur hidup di dunia ini hakekatnya relative singkat, maka waspadalah, dan tinggalkan perkara yang sia-sia dan mengandung unsur dosa.
Wallahu a'lam Bisshawab.