Wakaf Uang Maslahat Umat

Total Muwakif: 1,994 Muwakif.
    • No.Reg: 3962
      anissa gayatri
      Rp. 30,000 (Bulanan)
    • No.Reg: 3961
      deniyanto
      Rp. 100,000 (Bulanan)
    • No.Reg: 3960
      A. Handi
      Rp. 125,000 (Sekaligus)
    • No.Reg: 3959
      A. Handi
      Rp. 125,000 (Sekaligus)
    • No.Reg: 3958
      Cita Utami Chairani
      Rp. 50,000 (Bulanan)
    • No.Reg: 3957
      hanifan
      Rp. 50,000 (Bulanan)
    • No.Reg: 3956
      Ikra Amiluta Nugraha bin Muryanto
      Rp. 50,000 (Bulanan)
    • No.Reg: 3955
      Kuntodi Ambartomo bin Muryanto
      Rp. 50,000 (Bulanan)
    • No.Reg: 3954
      Andari Meigiyanni
      Rp. 150,000 (Sekaligus)
    • No.Reg: 3952
      Tika Febrianti
      Rp. 25,000 (Bulanan)
    • No.Reg: 3951
      m. alif indra fahmi
      Rp. 25,000 (Bulanan)
    • No.Reg: 3950
      Juliarti
      Rp. 50,000 (Bulanan)
    • No.Reg: 3949
      rani dwi lestari
      Rp. 1,000,000 (Sekaligus)
    • No.Reg: 3948
      Ika
      Rp. 25,000 (Bulanan)
    • No.Reg: 3947
      Boy Angga
      Rp. 25,000 (Bulanan)
Lihat Data Lengkap
Rekening Wakaf
Program Maslahat Umat
  • BMI
    No. Rek : 304 00288 15
    an. wakaf center
  • BSM
    No. Rek : 0030 1636 34
    an. wakaf center
  • Mandiri
    No. Rek : 127.000 5739 543
    an. yayasan wakaf center
  • BCA
    No. Rek : 436 301 4081
    an. wakaf center
Menyelamatkan Yatim dan Dhuafa Dari Jeratan Rentenir
Minggu, 12 Desember 2010 - 10:34:41 WIB Diposting oleh : Administrator | Kategori: Kiprah - Dibaca: 994 kali


Gambar:

Lainnya:


Sudah lebih dari 5 tahun sampai dengan sekarang, Dewi, begitu biasa ia dipanggil, menjadi tulang punggung keluarga semenjak Bapaknya meninggal dunia beberapa tahun yang lalu karena sakit yang derita yang tak kunjung sembuh akibat tidak diobati secara maksimal karena ketidakmampuan ekonomi atau miskin.

Hanya dengan bermodalkan izajah dari sebuah SMP swasta di daerah tempat tinggal dia yaitu di Bojong Gede Bogor, (Dewi sudah tidak bisa melajutkan sekolahnya lagi mengingat biaya sudah tidak ada sementara adik-adiknya masih kecil-kecil). Dewi memberanikan diri melamar pekerjaan sebagai pelayan di sebuah toko, Alhamdulillah berkat kebaikan dari pemilik toko dan melihat kesungguhan Dewi untuk bekerja, akhirnya sejak 3 tahun yang lalu Dewi resmi menjadi pegawai di sebuah toko di Kota Depok Jawa Barat.

Dewi adalah anak tertua dari 8 bersaudara dan secara otomatis menjadi tulang punggung keluarga, sementara Ibunya yang sudah tua tidak mampu untuk menghidupi anak-anaknya termasuk Dewi. Dan saat ini Dewi sudah memiliki seorang suami yang hanya berprofesi sebagai tukang ojek yang harus setor setiap hari ke majikan yang memiliki motor. Belum lagi kewajiban mereka mengurus 2 orang anak yang masih balita.

Dengan usia yang masih muda yaitu 25 tahun dewi sudah dibebani persoalan ekonomi yang sulit karena harus menghidupi adik-adik dan sekaligus Ibunya. Sementara gaji bulanan yang dia dapat dari hasil kerja di sebuah toko tersebut hanya sebesar Rp. 300.000 sebulan. Itupun harus dipotong untuk biaya ongkos setiap hari sebesar Rp. 5000,-. Untunglah masih ada kereta Api yang masih murah ongkosnya.

Dengan kondisi ekonomi yang begitu berat karena harus menghidupi 2 orang anak kandung dan 7 orang adiknya ditambah lagi seorang Ibu, hampir setiap bulan Dewi dibantu suaminya harus mencari tambahan untuk menutupi kekurangan kebutuhan hidup bulanan walaupun hanya untuk sekedar makan dan minum saja. Disitulah persoalan mulai muncul, Sehingga karena sulitnya mencari tambahan, akhirnya Dewi mau tidak mau harus mencari jalan pintas yang gampang dan cepat tetapi sangat besar resikonya yaitu dengan terpaksa harus meminjam uang ke rentenir dengan bunga sampai dengan 20 % per bulan.

Memang dana yang dipinjam oleh Dewi dan keluarga tidak seberapa besar hanya Rp. 300.000, tapi karena sifatnya bunga berbunga sehingga dana yang dipinjam tidak pernah kunjung lunas, itulah rentenir yang sangat mencekik leher.

Akhirnya, melihat hal itu, dan atas pengajuan dari Dewi serta setelah dilakukan survey di lapangan, Wakaf Center sebagai lembaga pemberdayaan umat dengan motto Berkhidmat Untuk Umat, harus turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami Dewi dan keluarganya akibat terjerat hutang dengan rentenir.
Jadi langkah yang dilakukan oleh Wakaf Center adalah membayar lunas hutang Dewi ke rentenir seluruhnya termasuk pokok dan bunganya yang sudah "membengkak". Kemudian sebagai tahap awal Dewi dan keluarganya diberikan bantuan hidup untuk sebulan dan bantuan biaya sekolah untuk adik-adiknya yang masih duduk di bangku sekolah SD dan SMP. Setelah itu langkah berikutnya adalah menyiapkan sebuah usaha yang dapat menghasilkan pendapatan rutin bulanan sehingga kekurangan kebutuhan rutin bulanannya dapat terpenuhi dan dia tidak minta bantuan lagi ke rentenir.
Wakaf Center sekarang sedang mempersiapkan sebuah tempat usaha berupa tempat jualan sekaligus mempersiapkan semua perlengkapan dan permodalan termasuk menyewakan tempat usahanya yang disiapkan oleh Wakaf Center. Untuk selanjutnya usaha tersebut langsung ditangani setiap harinya oleh Dewi atau Ibunya dengan pengawasan intensif dari tim divisi Pemberdayaan Usaha Umat Wakaf Center agar usahanya bisa berkembang dan tidak bangkrut serta menjadi sandaran kebutuhan hidup rutin.

Program ini akan terus kami gulirkan untuk menyelesaikan persoalan saudara-saudara kita yang bernasib sama seperti Dewi dan bisa keluar dari permasalahan hidup yang berat.


LOGIN ANGGOTA

Anda anggota? bila tidak DAFTAR, di sini.