Pemberdayaan Usaha Mikro Untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga Dhuafa
Minggu, 12 Desember 2010 - 10:50:44 WIB Diposting oleh : Administrator |
Kategori: Kiprah
- Dibaca: 1384 kali
Gambar:
Lainnya:
Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa salah satu sendi kehidupan umat Islam selain Akhidah, Akhlak dan yang lainnya, peranan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga Muslim menjadi hal yang sangat penting dan tidak bisa diabaikan. Bukankah Imam Ali Karomahullahu Wajhah pernah mengatakan "kadal fakru an yakuna kufron" bahwa kefakiran akan membawa kepada kekafiran. ??. Umat Islam harus maju dan bisa bersaing dari sisi ekonomi dengan umat-umat lainnya sehingga kita memiliki izzah atau harga diri yang tidak bisa disepelekan oleh umat, karena seperti itulah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya.
Untuk itu Wakaf Center (WATER) sebagai lembaga pemberdayaan umat yang memiliki motto "Berkhidmat Untuk Umat" harus bisa memainkan perannya sebagai pendorong , motivator dan inisiator untuk terciptanya kualitas dan kuantitas ekonomi untuk kesejahteraan umat. Lebih-lebih hal itu sudah menjadi program yang telah dicanangkan WATER melalui "5 Pilar Program Pengentasan Keluarga Dhuafa Menuju Sejahtera" yang salah satu fokus kerjanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga Muslim dhuafa.
Salah seorang penerima program Peningkatan Ekonomi Keluarga Dhuafa adalah Bapak Maman yang saat ini tinggal di Bojong Kulur Kabupaten Bogor.
Pak Maman diberi bantuan berupa modal untuk pengadaan sebuah gerobak dorong dan perlengkapannya dan ditambah modal kerja berputar untuk bahan-bahan gorengan. Usaha ini sudah berjalan lebih dari 2 bulan dan menurut Pak Maman, pemasukan perharinya sangat cukup untuk menghidupi satu orang istri dan tiga orang anak usia sekolah. Jika dirata-rata menurut beliau, pemasukan bruto perhari minimal sebesar Rp. 200.000,-. Dari penghasilan bruto tersebut Pak Maman bisa mengantongi keuntungan sebesar Rp. 100.000/hari. "bahkan bisa lebih" katanya
Ini adalah sebuah kamajuan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan sebelum Pak Maman mendapatkan bantuan berupa gerobak dan perlengkapannya, walaupun sebelumnya ia juga berjualan gorengan, namun tidak menggunakan gerobak dorong dan jumlah barang yang dijual tidak sebanyak sekarang ini. Dan ke depan Pak Maman mau terus mengembangkan "sayapnya" untuk menambah outlet usaha gorengan di tempat lain, sehingga pemasukannya akan terus bertambah dan dapat mensejahterakan keluarganya.
Usaha jenis ini akan terus dikembangkan dan diperluas jangkauannya oleh Wakaf Center, mengingat masih banyak Pak Maman-pak Maman lainnya yang memiliki kemauan keras untuk maju tetapi tidak memiliki modal untuk memulai dan mengembangkannya. Insya Allah akan ada puluhan bahkan ratusan dan seterusnya akan terbantu dengan dana maslahat umat yang dikembangkan oleh Wakaf Center. Mohon Do'a dan dukungannya.